DR. MAHDIAN NUR NASUTION, Sp. BS
(Direktur Utama)

Sejak mulai menjalani pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dokter Nur Mahdian aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial di kampus, salah satunya kegiatan khitanan massal. Dari sinilah keterampilan mengkhitan tersebut diperoleh dan diasahnya. Dengan jam terbang yang semakin lama maka proses khitanan menjadi terlihat gampang dilakukan oleh dokter ini. Tak salah kalau dirinya dijuluki ”Dokter Sunat” oleh teman-temannya setelah lulus dari Fakultas Kedokteran.
Ketika metode Electro Cauter mulai populer di Jakarta dokter Mahdian langsung menggunakan alat tersebut untuk mengkhitan pasien-pasiennya. Berita dari mulut ke mulut menyebabkan order sunatannya semakin lama makin bertambah apalagi pada musim liburan sekolah. Terkadang harus keliling-keliling Jakarta sampai malam karena banyak orang tua yang meminta dokter Mahdian datang menyunat ke rumah mereka.
Tahun 2004 ketika Smart Klamp masuk dan diperkenalkan di Jakarta dirinya langsung mencoba metode baru tersebut. Beberapa pasien sunat yang menggunakan Smart Klamp saat itu tampak begitu senang dan puas sehingga permintaan akan metode ini semakin banyak.
Permintaan khitanan biasanya tidak hanya dari Jakarta tapi juga beberapa kota lain seperti Batam, Cirebon, Bandung, Bogor, Pekan Baru, Medan, Bandar lampung, dll. Karena banyaknya permintaan khitanan yang tidak hanya saat liburan sekolah maka dokter sunat yang satu ini dibantu tenaga-tenaga professional yang direkruitnya mendirikan Rumah Sunatan dengan tujuan memberikan pelayanan yang lebih baik.
Ditengah kesibukannya bekerja di beberapa Rumah Sakit yang memerlukan tenaganya sebagai Dokter Spesialis Bedah Syaraf, aktifitas mengkhitan tetap terus dijalankannya disela-sela waktunya. Hanya saja dr Mahdian lebih mengkonsentrasikan dirinya untuk mengkhitan pasien-pasien dewasa karena permasalahannya yang jauh lebih kompleks dibandingkan pasien anak-anak.
MAHARANI SHINTA DEWANI
(Direktur HRD dan Keuangan)

Ibu 5 anak ini telah terbiasa bekerja keras sejak awal mula terjun di dunia kerja. Kemampuan mengelola sebuah usaha nampaknya turun dari Ibunda tercinta yang dahulu memiliki usaha cafetaria dan catering yang sukses.
Ibu yang biasa dipanggil Bunda oleh rekan sejawatnya ini sempat mengenyam pendidikan di akademi sekretaris di ASMI Jakarta. Karena kemampuan akademik, ketekunan dan keuletannya maka beliau begitu mudah diterima di perusahaan-perusahaan ternama di berbagai bidang usaha, sebut saja diantaranya Andhika Lines, Tasnim Ali Widjanarko & Partner, dan Tiga Pundi Respati.
Di tengah kesibukannya yang begitu padat di Rumah Sunatan, yang bahkan terkadang masih membantu dokter untuk melayani pasien khitan waktu subuh atau membantu menerima keluhan pasien di tengah malam, Ibu Shinta aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga beliau diantaranya pernah terpilih sebagai Ibu Kesayangan dari fans club tabloid Wanita Indonesia (WI Lovers). Namun demikian tetap saja di rumah, sebagai seorang istri dan Ibu, Ibu Shinta tetap mengutamakan pengabdiannya pada suami dan berkhidmat kepada anak-anaknya dengan sebaik-baiknya.

FURQON SYAH
(Kepala Divisi Rumah Tangga)

Segala hal yang berhubungan dengan estetika dan kenyaman fisik bangunan, beliaulah yang bertanggung jawab. Jadi jangan heran kalau ruangan di setiap klinik Rumah Sunatan amatlah nyaman. Ruang bermain pun tidak luput dari perhatiannya, beliau akan jeli melihat mainan-mainan yang sudah rusak dan perlu diganti.
SYARIEF
(Manager HRD)

Bapak Syarief bertanggung jawab terhadap penempatan karyawan–karyawan di setiap klinik. Penampilan setiap karyawan juga sangat di perhatikan oleh mereka. Jika ada karyawan yang ingin berdiskusi dengan beliau, Bapak Syarief sangatlah terbuka dan selalu memberikan pandangan-pandangan yang berguna. Program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas karyawan dibuat secara berkesinambungan oleh Bapak Syarief, agar Rumah Sunatan memiliki sumber daya manusia yang qualified.
RIZA BADRULLAILAH
(Administrasi)

Ibu satu anak ini, sering dijuluki sekretaris pribadi untuk seluruh karyawan Rumah Sunatan, karena kebaikannya yang selalu membantu seluruh karyawan terutama dalam hal surat menyurat dan dokumentasi.

INDAH SUSANTI AGUSTIN
(Keuangan)

Mbak Indah merupakan orang yang sangat tegas, terutama untuk hal yang berhubungan dengan keuangan. Dibalik ketegasannya beliau sangat baik dan perhatian kepada teman temannya di Rumah Sunatan.

AJENG DEWANTI PUTRI
(Multimedia & Desain)

Perempuan lulusan London School of Public Relation jurusan Advertising ini merupakan orang dibalik seluruh desain yang ada di Rumah Sunatan seperti brosur, spanduk, dll. Mbak Ajeng juga tidak lupa mengurusi hal-hal yang menyangkut multimedia dan internet seperti web development dan social networking di dunia maya.

EDI ZATMIKO
(Umum & Rumah Tangga)

Pria yang biasa dipanggil Mas Edi adalah sosok yang paling ditunggu-tunggu, karena keahliannya yang bisa memperbaiki apapun yang rusak di perusahaan. Dengan wajah yang selalu tersenyum, beliau dengan sabar meladeni semua keluhan teman-teman di Rumah Sunatan.
|